SUKAMARA globalindoinvestigasi.com/ — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sukamara mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam aksi pencurian dengan cara membobol sebuah toko sembako di Kecamatan Jelai, Kabupaten Sukamara. Kamis (20/08/2026).
Kedua terduga pelaku masing-masing berinisial KR (25) dan R (22). Keduanya diamankan oleh personel Satreskrim Polres Sukamara pada Senin, 17 Agustus 2026, setelah dilakukan penyelidikan terkait kasus pencurian tersebut.
Kasat Reskrim Polres Sukamara AKP Ryan Eka S., S.Tr.K., S.I.K., M.M., menerangkan bahwa pengungkapan perkara tersebut berawal dari adanya laporan mengenai pencurian yang terjadi pada sebuah toko sembako di wilayah Kecamatan Jelai.
“Setelah menerima laporan, personel Satreskrim Polres Sukamara langsung melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas para pelaku,” terang AKP Ryan.
Dari hasil penyelidikan, petugas kemudian memperoleh informasi mengenai keberadaan kedua terduga pelaku. Petugas selanjutnya melakukan tindakan kepolisian hingga berhasil mengamankan KR dan R.
Kedua terduga pelaku saat ini telah diamankan di Polres Sukamara untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik juga masih melakukan pendalaman terhadap perkara tersebut, termasuk mengungkap kronologi secara lengkap serta kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain.
“Untuk saat ini kedua pelaku sudah diamankan dan masih dilakukan pemeriksaan oleh penyidik. Kami masih terus mendalami perkara ini,” jelasnya.
AKP Ryan menegaskan, Polres Sukamara akan terus melakukan penegakan hukum terhadap setiap tindak pidana yang meresahkan masyarakat, termasuk kasus pencurian dan pembobolan tempat usaha.
Ia juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan keamanan, khususnya terhadap toko maupun tempat usaha yang ditinggalkan dalam keadaan kosong, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan.
Atas perbuatannya, kedua terduga pelaku kini harus menjalani proses hukum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Jurnalis AGM





