Desa  

DARURAT MORAL DI WONGSOREJO! Sabung Ayam Berkedok “Arisan” Mencekik Alasbuluh, Warga Berseru: “BUBARKAN SEKARANG JUGA!” Demi Keselamatan Lingkungan & Ibadah

kurniadi280367
Oplus
Oplus_131072

globalindoinvestigasi.com

BANYUWANGI – Suara kokok ayam aduan dan teriakan para penjudi kembali memecah keheningan Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo. Setiap hari Kamis, sebuah rumah warga di lokasi ini berubah menjadi sarang judi ilegal yang menyamar tipis sebagai kegiatan “Arisan”. Praktik jahat ini bukan hanya meresahkan, tetapi telah menjadi ancaman nyata bagi ketertiban umum (Kamtibmas) dan kesucian tempat ibadah di sekitarnya.

Pada Kamis (13/8/2026), ketegangan memuncak. Warga yang selama ini terpaksa hidup dalam kekhawatiran akhirnya bersuara lantang. “Ini sudah darurat! Wongsorejo sedang darurat judi sabung ayam,” ungkap seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan karena takut akan intimidasi dari sindikat judi tersebut.

Omset Puluhan Juta, Damai Tetangga Hancur

Di balik kedok “arisan”, transaksi taruhan berlangsung liar dengan omset mencapai puluhan juta rupiah setiap minggunya. Uang haram ini mengalir deras, sementara kerusakan sosial yang ditinggalkannya semakin parah. Kehadiran gerombolan penjudi yang sering mabuk dan bertengkar telah menciptakan suasana tidak aman, terutama bagi anak-anak dan lansia di sekitar lokasi.

Yang lebih memilukan, lokasi perjudian ini berada sangat berdekatan dengan tempat ibadah. Bayangkan, saat umat beragama hendak khusyuk berdoa, telinga mereka justru disuguhi suara perjudian dan caci maki para penjudi. Ini adalah penghinaan terhadap nilai-nilai religius masyarakat Banyuwangi yang dikenal santun dan agamis.

SERUAN KERAS UNTUK APARAT: JANGAN TIDUR!

Warga Desa Alasbuluh kini menatap harapan pada penegak hukum. Mereka mendesak Polsek Wongsorejo dan Polresta Banyuwangi untuk segera turun tangan. Tidak ada lagi ruang untuk toleransi terhadap kejahatan yang merusak sendi-sendi masyarakat ini.

1. GEBRAK DAN BUBARKAN! Lakukan razia mendadak setiap hari Kamis. Tangkap bandar, sita uang taruhan, dan proses hukum sesuai undang-undang.
2. JAGA KESUCIAN IBADAH! Jangan biarkan suara judi mencemari kawasan religi. Tempat ibadah harus steril dari aktivitas kriminal.
3. LINDUNGI WARGA BERANI SUARA! Berikan jaminan keamanan bagi warga yang melaporkan, agar mereka tidak menjadi korban intimidasi preman setempat.

AJAKAN UNTUK SEMUA PIHAK:
Mari kita bersatu padu! Jika Anda melihat tanda-tanda perjudian di lingkungan Anda, jangan diam. Laporkan! Kejahatan tumbuh subur ketika orang baik memilih untuk diam. Demi masa depan anak-anak kita, demi ketenangan ibadah, dan demi lingkungan yang bersih dari maksiat: HENTIKAN SABUNG AYAM DI ALASBULUH SEKARANG JUGA