globalindoinvestigasi.com
BANYUWANGI – Malam itu, Pendopo Kecamatan Wongsorejo tidak sekadar menjadi saksi bisu, melainkan arena penempaan karakter. Pada Sabtu malam (15/8/2026), tepat pukul 19.30 WIB, 25 putra-putri terbaik Wongsorejo resmi dikukuhkan sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat kecamatan. Di bawah sorot lampu yang khidmat, mereka bukan lagi sekadar siswa biasa, melainkan penjaga kehormatan Sang Saka Merah Putih.
Acara pengukuhan yang dipimpin langsung oleh Inspektur Upacara, Camat Wongsorejo Mohammad Mahfud, dihadiri oleh jajaran Forkopimca termasuk Danramil Wongsorejo dan Kapolsek AKP Eko Darmawan, SH, serta para Kepala Desa dari 12 desa, perwakilan lembaga pendidikan, Ibu-ibu Bhayangkari, Persit, PKK, dan orang tua peserta. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa Paskibraka adalah tanggung jawab kolektif seluruh elemen masyarakat.
Amanat Berapi-API: “Dengarkan Dharma Mulia Putra Indonesia!”
Dalam sambutannya yang menyentuh jiwa, Camat Mahfud menekankan bahwa menjadi Paskibraka adalah penjabaran nyata dari nilai-nilai Pancasila. Ia membacakan Dharma Mulia Putra Indonesia dengan lantang, menggetarkan hati setiap hadirin:
“Putra Indonesia adalah makhluk Tuhan Yang Maha Esa, bertakwa dengan iman dan ihsan. Putra Indonesia berakhlak mulia, digerakkan oleh rasa kasih sayang dan keadilan. Karena lahir di pangkuan Ibu Pertiwi, maka wajib hukumnya bagi kita untuk cinta tanah air, rela berkorban, dan berjuang tanpa putus asa demi kesejahteraan bangsa!” tegas Mahfud.
Ia juga berpesan agar ke-25 paskibraka ini menjaga konsentrasi, kesehatan, dan kedisiplinan dalam mendengarkan aba-aba komandan. “Kalian adalah yang terpilih dan terbaik. Tunjukkan pada masyarakat Wongsorejo dan teman-teman sekolah kalian bahwa generasi muda ini memiliki integritas dan semangat juang yang tinggi,” tambahnya.
Penyematan Tanda Kehormatan & Doa Restu
Puncak acara ditandai dengan penyematan tanda Paskibraka secara simbolis oleh Kapolsek Wongsorejo dan Danramil Wongsorejo. Aksi ini menjadi simbol penyerahan tanggung jawab keamanan dan kehormatan upacara kepada para pemuda. Acara dilanjutkan dengan ramah tamah dan tasyakuran, mempererat tali silaturahmi antara aparat, pemerintah desa, dan keluarga besar Paskibraka.
Dengan dikukuhkannya 25 paskibraka ini, Kecamatan Wongsorejo siap menampilkan wajah terbaiknya dalam upacara HUT RI ke-81. Mereka adalah bukti bahwa semangat ’45 masih mengalir deras di darah muda Wongsorejo!



