DISIPLIN ADALAH KUNCI! 56 Personel & Peserta Magang Ikuti Apel Pagi Lapas Pangkalan Bun, Kalapas Dawa’i Tekankan Profesionalisme Layanan Pemasyarakatan

  • Bagikan

globalindoinvestigasi.com

PANGKALAN BUN – Semangat kedisiplinan dan kesiapan tugas kembali ditunjukkan oleh jajaran Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pangkalan Bun. Pada Senin pagi (24/8/2026), tepat pukul 08.00 WIB, apel pagi rutin dilaksanakan di halaman kantor lapas dengan diikuti oleh total 56 orang, terdiri dari pejabat struktural, staf administrasi, regu jaga, CPNS, serta peserta magang.

Apel yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Pangkalan Bun, Drs. Dawa’i, M.A., ini berlangsung tertib, lancar, dan kondusif. Kehadiran penuh para personel menjadi indikator kuat komitmen instansi dalam menjaga standar pelayanan dan keamanan tertinggi.

Integrasi Peserta Magang: Belajar Disiplin Sejak Awal

Unik dari apel kali ini adalah kehadiran 15 peserta magang yang turut berbaris rapi bersama pegawai tetap. Catatan kehadiran menunjukkan bahwa seluruh peserta magang hadir tanpa izin, menandakan antusiasme dan ketaatan mereka terhadap aturan kedinasan.

Sementara itu, dari sisi pegawai tetap, tercatat 41 orang hadir langsung (terdiri dari 35 pejabat/pegawai inti, ditambah beberapa personel yang bertugas). Sisanya, dua orang sedang lepas dinas, tiga orang cuti, dan satu orang bertugas mengganti regu jaga untuk memastikan operasional 24 jam tetap berjalan.

Kalapas: Koordinasi Kuat untuk Layanan Terbaik

Dalam amanatnya, Kalapas Dawa’i menekankan bahwa apel pagi bukan sekadar formalitas, melainkan momen strategis untuk memperkuat koordinasi dan pembinaan jiwa korps.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan kedisiplinan dan kesiapan pelaksanaan tugas. Kami ingin memastikan seluruh jajaran, termasuk calon penerus melalui program magang, memiliki koordinasi yang solid,” ujar Dawa’i.

Ia menambahkan bahwa kedisiplinan ini berpedoman pada UU Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan serta UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara. Tujuannya jelas: menciptakan aparatur yang profesional, bertanggung jawab, dan berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Komitmen Berkelanjutan

Melalui rutinitas apel pagi ini, Lapas Pangkalan Bun terus membangun budaya kerja yang integritas tinggi. Dengan sumber daya manusia yang siap siaga, lapas berharap dapat menjalankan fungsi pembinaan, pengamanan, dan pelayanan kemasyarakatan secara optimal sesuai harapan masyarakat dan negara.

Jurnalis: AGM

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *