globalindoinvestigasi.com
BANYUWANGI – Keluhan mulai bermunculan dari sejumlah warga Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, terkait sulitnya mendapatkan tabung gas elpiji ukuran 3 kg (gas melon) beberapa pekan terakhir. Kondisi ini memicu kebingungan, terutama bagi ibu rumah tangga dan pelaku usaha mikro seperti penjual gorengan serta pemilik warung makan yang sangat bergantung pada komoditas tersebut.
Pantauan awak media di lapangan pada Kamis (3/9/2026) menunjukkan antrean panjang dan wajah-wajah cemas di berbagai agen dan kios penjualan gas. Banyak warga yang datang dengan harapan bisa mengisi ulang atau membeli tabung baru, namun harus pulang dengan tangan hampa karena stok yang kosong.
Watini (58): “Kesana-Kemari, Stok Selalu Kosong”
Salah satu warga yang merasakan dampaknya adalah Watini (58), penduduk Desa Wongsorejo. Ia mengaku sudah berkeliling ke beberapa agen dan kios langganannya, namun hasilnya nihil.
“Saya sudah kesana-kemari, tapi stoknya habis semua. Bingung mau masak apa kalau gas tidak ada,” keluh Watini saat ditemui di salah satu titik distribusi. Bagi seorang ibu rumah tangga, ketiadaan gas melon berarti terganggunya aktivitas dapur sehari-hari.
Nasib serupa dialami oleh Sutini, warga Desa Alasbuluh. Sebagai pedagang kecil, ia mengandalkan gas melon untuk menjaga kelangsungan usahanya di warung.
“Susah sekali dapat gas sekarang. Kalau tidak ada gas, jualan di warung jadi terhambat. Ini sangat mempengaruhi penghasilan saya,” ungkap Sutini dengan nada prihatin.
Kedua wanita ini mewakili ratusan warga lainnya yang mulai merasa waswas jika kelangkaan ini berlanjut. Harga pasar gelap pun dikabarkan mulai mengintai, meskipun sebagian besar warga masih berusaha mencari di jalur resmi.
Belum Ada Konfirmasi Resmi Soal Kelangkaan
Meski keluhan warga sudah tersebar luas di media sosial dan mulut ke mulut, hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari pihak distributor atau instansi terkait mengenai adanya kelangkaan nasional atau regional untuk gas melon.
Ketidakjelasan informasi ini justru menambah kebingungan warga. Apakah ini masalah distribusi lokal di Banyuwangi, ataukah memang terjadi penurunan pasokan dari pusat? Warga Wongsorejo berharap pemerintah daerah segera turun tangan melakukan klarifikasi dan memastikan ketersediaan stok agar roda ekonomi mikro dan kebutuhan dasar rumah tangga tidak semakin tertekan.
Jurnalis: Kurniadi












