Nekat Potong Jalur di Belakang Truk! Pengendara NMAX Tabrak Motor Lawan Arah di Depan Toko 45 Alasbuluh, Satu Korban Luka Kepala Dilarikan ke RS

kurniadi280367
Screenshot 2026 07 23 12 01 26 29 6012fa4d4ddec268fc5c7112cbb265e7

globalindoinvestigasi.com

BANYUWANGI – Kelalaian sesaat kembali nyaris merenggut nyawa di jalur padat nasional Situbondo-Banyuwangi. Pada Kamis (23/7/2026),Jam 9.30 wib pagi  sebuah kecelakaan lalu lintas terjadi tepat di depan Toko 45, Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo. Insiden ini melibatkan sepeda motor Yamaha NMAX Dan Yamaha Fiz R, yang berakhir dengan luka-luka pada kedua pengemudinya.

Berdasarkan kronologi yang dihimpun dari saksi mata, Rohman, kecelakan bermula ketika pengendara NMAX berinisial Juju perempuan melaju dari arah Utara. Dalam kondisi berada di belakang sebuah truk besar, Juju tiba-tiba mengambil keputusan berbahaya dengan memotong jalur (overtaking) secara mendadak di area yang sempit.

Detik-Detik Mencekam: Salah Perhitungan Berujung Benturan

Saat NMAX mencoba keluar dari bayangan truk untuk memotong jalur, secara bersamaan muncul sepeda motor Suzuki Fiz R yang melaju dari arah Selatan menuju Utara. Karena jarak pandang terbatas dan manuver NMAX yang terlalu agresif, kedua kendaraan tidak sempat menghindar dan terjadi benturan keras.

Akibat tabrakan tersebut:
* Pengendara NMAX (Juju): Mengalami luka ringan.
* Pengendara Fiz R: Mengalami cedera lebih serius, khususnya pada bagian kepala, dan segera dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerusakan pada kedua kendaraan cukup signifikan, menambah daftar panjang kerugian materi akibat ugal-ugalan di jalan raya.

Jangan Main Petak Umpet dengan Truk!

Kejadian di depan Toko 45 ini menjadi pengingat keras bagi para pengendara motor. Memotong jalur di depan atau di samping truk besar adalah tindakan bunuh diri. Titik buta (blind spot) truk sangat luas, dan reaksi pengemudi truk terhadap kendaraan kecil yang tiba-tiba muncul sering kali terlambat.

“Saksi melihat jelas, NMAX nekat keluar dari belakang truk tanpa memastikan jalur lawan benar-benar kosong. Ini murni kesalahan human error yang bisa dicegah jika lebih sabar,” ungkap Rohman.

Kasus ini kini telah ditangani oleh Polsek Wongsorejo untuk pemeriksaan lebih lanjut guna menentukan pihak yang paling bertanggung jawab atas kelalaian tersebut.

Himbauan Keselamatan:
1. Jangan Salip di Area Rawan: Hindari mendahului di dekat pertokoan, persimpangan, atau saat berada di samping kendaraan besar.
2. Pastikan Pandangan Jelas: Jangan pernah memaksakan menyalip jika pandangan terhalang oleh truk atau bus.
3. Gunakan Helm Standar: Cedera kepala pada pengendara Fiz R membuktikan pentingnya helm berkualitas untuk mengurangi risiko fatal.

Jalan nasional bukan sirkuit balap. Kesabaran beberapa detik bisa menyelamatkan nyawa Anda dan orang lain