Kapolres Bangli Diduga Tutup Mata Maraknya Judi Tajen Ayam Dan Dadu di Bangli, Masyarakat Meminta Tindakan Tegas

IMG 20260720 WA0042

Bangli | Globalindoinvestigasi – Dugaan praktik perjudian tajen ayam di Kabupaten Bangli kembali menjadi sorotan publik. Berdasarkan informasi yang diterima awak media, sebuah arena tajen diduga beroperasi hampir setiap hari, mulai pukul 15.00 hingga 19.00 WITA. Aktivitas tersebut disebut berlangsung hingga Minggu (19/7/2026) dan dikabarkan menarik banyak pengunjung.

Menurut informasi yang diperoleh, setiap pengunjung yang masuk ke arena diduga dikenakan tiket sebesar Rp40 ribu. Pengelolaan arena juga disebut-sebut dilakukan oleh seseorang yang dikenal dengan sebutan “Saye Jepang”. Informasi tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut dari pihak berwenang.

Tidak hanya dugaan perjudian sabung ayam, di lokasi juga disebut terdapat aktivitas perjudian lain seperti permainan kartu, bola-bolaan, hingga kocokan atau dadu. Sementara itu, banyak pedagang makanan tampak berjualan di sekitar arena sehingga suasana terlihat ramai layaknya sebuah kegiatan yang berlangsung secara terbuka.

Seorang tokoh masyarakat Bangli yang meminta identitasnya dirahasiakan menilai, apa pun alasan yang digunakan, apabila benar terdapat praktik perjudian maka hal tersebut merupakan pelanggaran hukum yang harus ditindak tanpa pandang bulu.

“Kalau memang benar ada praktik perjudian, tentu itu melanggar hukum. Penegakan hukum harus berlaku sama kepada siapa pun tanpa pengecualian,” ujarnya.

Keberadaan arena yang disebut beroperasi secara rutin memunculkan pertanyaan dari masyarakat mengenai efektivitas pengawasan aparat penegak hukum. Sejumlah warga berharap aparat segera melakukan pengecekan langsung ke lokasi untuk memastikan kebenaran informasi tersebut sekaligus mengambil langkah sesuai ketentuan hukum apabila ditemukan pelanggaran.

Awak media telah berupaya meminta konfirmasi kepada Kapolres Bangli AKBP James I.S. Rajagukguk, S.I.K., M.H. melalui pesan WhatsApp terkait informasi tersebut. Namun hingga berita ini ditulis belum belum ada tanggapan maupun keterangan resmi dari yang bersangkutan.

Karena itu, pemberitaan ini tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada Polres Bangli maupun pihak-pihak lain yang disebutkan agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh, berimbang, dan sesuai fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.

Masyarakat kini menantikan langkah konkret aparat kepolisian untuk memberikan penjelasan kepada publik serta memastikan apakah aktivitas yang dilaporkan tersebut benar terjadi. Apabila informasi itu terbukti, penegakan hukum yang transparan dan konsisten diharapkan dapat menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.

Penulis: RedEditor: Yulianto
Exit mobile version