Jember,globalindoinvestigasi.com – Langkah nyata dalam menyongsong Indonesia Emas terus dilakukan Pemkab Jember. Melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Jember, puluhan perwakilan siswa-siswi SMA dan SMK Negeri se-Kabupaten Jember mendapatkan pembekalan intensif mengenai kesadaran berpolitik selama dua hari, Selasa–Rabu (21–22/7/2026).
Dalam agenda hari kedua, Rabu (22/7/2026), kegiatan ini menghadirkan dua pemateri strategis, yakni akademisi FISIP Universitas Jember Dr. Linda Dwi Eriyanti serta Anggota Komisi A DPRD Jember Siti Baidaus Shaliha, M.Pd.
Kepala Bidang Politik Dalam Negeri Bakesbangpol Jember, Dwi Handarisasi, S.Psi., M.Si., mengungkapkan bahwa penanaman pendidikan politik sejak bangku sekolah sangat krusial.
Menurutnya, politik seyogianya dipahami sebagai instrumen untuk menghadirkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, bukan sekadar ajang kontestasi kekuasaan.
”Generasi muda adalah penentu arah kebijakan bangsa. Oleh karena itu, partisipasi politik mereka harus berlandaskan etika, kejujuran, dan integritas tinggi agar kelak mereka berani tampil sebagai agen perubahan yang positif,” jelas Dwi Handarisasi.
Senada dengan hal tersebut, Dr. Linda Dwi Eriyanti memaparkan bahwa para pelajar yang hadir saat ini merupakan calon pemegang estafet kepemimpinan nasional pada periode 2030 hingga 2045.
Posisi-posisi krusial—mulai dari jajaran eksekutif, legislatif, yudikatif, hingga profesi strategis seperti dokter, jurnalis, dan pengusaha—akan diisi oleh mereka.
”Politik adalah urusan seluruh warga negara karena berdampak langsung pada kebijakan publik, seperti biaya pendidikan, lapangan kerja, hingga penanganan lingkungan. Maka pemahaman ini tidak boleh diabaikan,” tegas akademisi UNEJ tersebut.
Inisiatif Bakesbangpol Jember ini pun mendapat sambutan hangat dari para pendamping sekolah. Guru Bimbingan Konseling (BK) SMAN Pakusari, Ahmad Fawaiq, menilai agenda Siswa Sadar Politik ini sangat penting untuk memperkuat ideologi kebangsaan dan nilai Kebinekaan berlandaskan Pancasila.
Sementara itu, Guru BK SMAN Rambipuji, Sawong Wicaksono, menambahkan bahwa edukasi semacam ini membantu membuka wawasan pemilih pemula agar dapat berdemokrasi secara bijak.
Ia berharap program serupa dapat digelar secara berkelanjutan untuk membekali Generasi Z dan Generasi Alpha dalam menghadapi berbagai agenda demokrasi mendatang.
Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, akademisi, dan pendidik ini, para pelajar di Kabupaten Jember diharapkan tidak hanya menjadi pemilih yang cerdas, tetapi juga tumbuh menjadi calon pemimpin masa depan yang berintegritas dan siap melayani masyarakat.
