Pemkab Jember Kuatkan Program Homecare, Sasar 6 Kelompok Prioritas

Gus Fawait: Homecare Bentuk Kehadiran Pemerintah dan Legacy Pelayanan untuk Warga

refinasantoso46
NVvbr6zROqSDfvAMTOWFE6ir7TgXMKArVOZ4ZdS9

Jember,globalindoinvestigasi.com – Pemerintah Kabupaten Jember memperkuat implementasi Program Homecare melalui Rapat Koordinasi dan Evaluasi yang digelar di Pendopo Wahyawibawagraha, Jumat 7/8/2026.

Bupati Jember Gus Fawait menegaskan pentingnya kesamaan persepsi seluruh pihak agar program pelayanan kesehatan berbasis kunjungan tersebut dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Rapat koordinasi ini dihadiri jajaran perangkat daerah, camat, kepala puskesmas, direktur BUMD, serta Tim Penggerak PKK Kabupaten dan Kecamatan se-Kabupaten Jember. Forum tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Jember memastikan pelaksanaan Homecare berjalan sesuai tujuan, terutama dalam menjangkau masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan secara lebih dekat.

Gus Fawait menyampaikan bahwa Program Homecare merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, program tersebut tidak hanya berorientasi pada layanan kesehatan, tetapi juga menjadi upaya membangun sistem pelayanan publik yang lebih responsif.

“Homecare ini bukan sekadar program pelayanan kesehatan. Ini adalah bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat dan saya berharap menjadi legacy kita bersama untuk Kabupaten Jember,” ujar Gus Fawait.

Dalam arahannya, Bupati menjelaskan ada enam kelompok prioritas yang menjadi sasaran utama Program Homecare, yaitu:
1. Lansia tunggal
2. Ibu hamil dengan risiko tinggi
3. Anak stunting
4. Penyandang disabilitas dengan penyakit penyerta
5. Warga kurang mampu yang memiliki penyakit berkepanjangan
6. Tokoh agama

Kelompok prioritas tersebut akan mendapatkan pelayanan melalui kunjungan berkala sebagai bentuk pelayanan aktif pemerintah kepada masyarakat. Sementara masyarakat di luar kategori tersebut tetap dapat mengakses layanan Homecare melalui hotline Wadul Gus’e dengan terlebih dahulu melalui proses verifikasi sesuai kebutuhan pelayanan.

Gus Fawait juga menekankan pentingnya penyamaan pemahaman seluruh pelaksana program, mulai dari tenaga kesehatan, pemerintah kecamatan, hingga Tim Penggerak PKK.

“Yang paling penting adalah kita memiliki pemahaman yang sama mengenai siapa sasaran Homecare dan bagaimana pelayanan ini benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegas Bupati.

Sebagai tindak lanjut, Gus Fawait meminta seluruh camat, kepala puskesmas, dan Tim Penggerak PKK kecamatan untuk melakukan penguatan sosialisasi kepada jajaran pelaksana di wilayah masing-masing.

Melalui koordinasi yang berkelanjutan, Pemkab Jember berharap Program Homecare mampu menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin dekat, cepat, tepat sasaran, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.