WASPADA! Ngantuk Sedetik, Rugi Jutaan! Truk Isuzu Terguling di Jembatan Alasrejo, Sopir Bojonegoro “Lupa Diri” Saat Bawa Muatan

kurniadi280367
Oplus
oplus_0

globalindoinvestigasi.com

BANYUWANGI – Peringatan keras bagi para pengemudi kendaraan berat! Sebuah insiden kecelakaan tunggal yang terjadi dini hari tadi, Selasa (4/8/2026), menjadi bukti nyata betapa mematikannya rasa kantuk di balik kemudi. Sebuah truk diesel Isuzu Box bernomor polisi W 8334 UQ terguling di atas Jembatan Desa Alasrejo, Kecamatan Wongsorejo, akibat sopir yang kalah melawan rasa kantuk.

 

Oplus
oplus_0

Kejadian berlangsung sekitar pukul 04.00 WIB. Saat itu, kondisi jalan dalam keadaan baik, cuaca cerah, dan penerangan memadai. Namun, faktor manusia menjadi penentu utama bencana ini. Pengemudi, Agung (29) asal Bojonegoro, mengaku tidak mampu mengendalikan laju kendaraannya karena rasa kantuk yang tiba-tiba menyerang, sehingga truk menabrak tembok dan besi pembatas jembatan sebelum akhirnya terguling.

Kerugian Material Capai Rp 15 Juta, Untung Nyawa Selamat

Beruntung, dalam insiden tersebut tidak ada korban jiwa (nihil). Agung hanya mengalami syok namun secara fisik dinyatakan nihil luka. Saksi mata, Aang Adi (28), sesama sopir dari Bojonegoro, turut mencatat kejadian tersebut.

Namun, kerugian material diperkirakan mencapai Rp 15.000.000 (Lima Belas Juta Rupiah). Angka ini seharusnya menjadi tamparan keras bagi siapa saja yang meremehkan istirahat saat berkendara jarak jauh.

Konfirmasi Polsek Wongsorejo: Faktor Utama Adalah Kelalaian Manusia

Kapolsek Wongsorejo, AKP Eko Darmawan, SH, melalui anggotanya Aipda Rahmat.B dan Bribda Rafi yang langsung turun ke TKP, menegaskan bahwa penyebab utama kecelakaan ini adalah kurang hati-hatinya pengemudi.

“Faktor jalan, kendaraan, dan cuaca semuanya aman. Ini murni faktor manusia. Rasa kantuk adalah musuh terbesar di jalan raya,” tegas laporan kepolisian.

Tim Polsek telah melakukan olah TKP, evakuasi kendaraan, dan pencatatan saksi sebelum melaporkan kejadian ini ke Unit Laka Lantas Polresta Banyuwangi.

PESAN PENTING UNTUK PARA PENGEMUDI:
1. Lawan Kantuk, Jangan Dipaksa! Jika mata sudah berat, segera berhenti di tempat istirahat resmi (Rest Area). Nyawa Anda dan orang lain jauh lebih berharga daripada target waktu pengiriman.
2. Cek Kondisi Fisik: Pastikan tubuh fit sebelum memulai perjalanan, terutama untuk rute malam/dini hari seperti Situbondo-Banyuwangi.
3. Hormati Infrastruktur: Jembatan adalah titik krusial. Kehilangan kendali di area ini bisa berakibat fatal, bukan hanya rugi materi tapi juga nyawa.

Jangan biarkan keluarga menunggu kepulangan Anda dengan cemas karena satu detik kelalaian. Mengemudi sambil mengantuk sama dengan bermain main  dengan nyawa!