Globalindoinvestigasi.com
BANYUWANGI – Sejarah baru tercatat di Desa Bengkak, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi. Pada Minggu (19/7/2026), pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) berhasil berjalan lancar, tertib, dan penuh semangat demokratis. Di bawah koordinasi Ketua Panitia Moch. Sarif, S.Pd.I., pesta rakyat ini menghasilkan 7 anggota BPD yang dinilai berkualitas, cerdas, dan siap mengemban amanah besar untuk periode mendatang.
Keberhasilan ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan bukti kematangan politik warga Desa Bengkak dalam memilih wakil mereka. Tujuh nama yang terpilih kini memegang kunci penting untuk membuka gerbang kemajuan desa, memastikan setiap rupiah Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) mengalir tepat sasaran, dan menjadi suara lantang bagi masyarakat yang selama ini mungkin kurang didengar.
Ketua Panitia: “Kualitas dan Kecerdasan Adalah Modal Utama”
Moch. Sarif, S.Pd.I., dalam keterangannya usai penghitungan suara, menyatakan rasa bangganya atas antusiasme warga. Ia menekankan bahwa tujuh anggota BPD yang terpilih bukanlah figur biasa, melainkan individu-individu yang memiliki visi jelas untuk membawa Desa Bengkak lebih baik.
“Kami yakin, ketujuh anggota ini memiliki kualitas intelektual dan moral yang mumpuni. Mereka tidak hanya akan duduk diam, tetapi akan aktif bersinergi dengan Pemerintah Desa untuk merancang pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan,” ujar Sarif dengan nada optimis.
Ia juga mengingatkan bahwa tugas BPD ke depan bukan untuk mencari-cari kesalahan, melainkan untuk membangun kolaborasi konstruktif. Sinergi antara legislatif desa (BPD) dan eksekutif desa (Pemdes) adalah kunci utama agar program-program pemerintah bisa dirasakan langsung oleh warga.
Pj Kades Suryanto: Demokrasi Tingkat Akar Rumput Berjalan Kondusif
Sementara itu, Penjabat Kepala Desa (Pj Kades) Bengkak, Suryanto, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan acara ini. Menurutnya, kelancaran proses pemilihan adalah modal sosial yang sangat berharga.
“Terima kasih kepada seluruh warga yang telah menggunakan hak pilihnya dengan bijak. Alhamdulillah, demokrasi tingkat paling bawah ini berjalan sangat kondusif tanpa adanya gesekan. Ini menunjukkan bahwa warga Desa Bengkak adalah warga yang dewasa dan mencintai perdamaian,” ucap Suryanto.
Pj Kades juga menitipkan pesan mendalam kepada para anggota BPD terpilih: “Mudah-mudahan mereka yang terpilih benar-benar bisa mewakili aspirasi masyarakat. Jangan pernah lupa dari mana kalian berasal, dan jangan pernah berhenti mendengarkan keluhan rakyat kecil.”
Tantangan Besar Menanti: Dari Janji Menjadi Aksi
Kini, bola ada di tangan 7 anggota BPD baru. Warga Desa Bengkak menatap dengan harap-harap cemas. Apakah sinergi yang dijanjikan akan benar-benar terwujud? Apakah pembangunan jalan, irigasi, dan pemberdayaan ekonomi akan berjalan lebih cepat?
Ini adalah momen motivasi bagi seluruh elemen desa. Dengan BPD yang cerdas dan Pemdes yang responsif, Desa Bengkak memiliki potensi besar untuk menjadi desa percontohan di Kecamatan Wongsorejo. Mari dukung langkah pertama mereka. Kritik yang membangun selalu dibutuhkan, namun kolaborasi adalah jalan menuju kemenangan bersama.
Selamat bertugas, 7 Anggota BPD Desa Bengkak! Buktikan bahwa suara rakyat adalah suara Tuhan yang harus dihormati dan diperjuangkan.
