KORUPSI & POLUSI :Dua Wajah PG Asembagus Pasca Revitalisasi

refinasantoso46
IMG 20260723 WA0292(1)

SITUBONDO,globalindoinvestigasi.com – Sejak di Revitalisasi beberapa tahun lalu, Pabrik Gula Asembagus terus memunculkan persoalan. Mulai dari pencemaran limbah cair yang dibuang ke sungai, bau menyengat, hingga polusi udara berupa abu ampas gilingan tebu atau “Tolato” yang membuat mata perih dan sesak napas. Belum lagi kasus dugaan korupsi Revitalisasi PG Asembagus yang kini ditangani Mabes Polri.

Ribuan warga dalam radius 3-4 km mengaku mengalami keluhan serupa. Abu Tolato mengotori rumah, mengganggu jarak pandang di jalan, dan memicu kecelakaan.

Namun warga memilih diam. Alasannya sederhana: banyak keluarga mereka bekerja di PG, dan sebagian besar adalah petani tebu. Mereka takut kehilangan mata pencaharian jika bersuara.

Perjuangan warga sebenarnya pernah dilakukan. LSM dan media yang tergabung dalam Aliansi Media Peduli sempat audiensi ke Kantor Direksi PG di Surabaya. Saat itu, pihak PG Asembagus berjanji akan memperbaiki pabrik agar tidak lagi mencemari udara dan sungai, serta merusak lahan pertanian warga.

Nyatanya, janji itu ingkar.

“PG mengingkari pernyataannya sendiri melalui balasan surat somasi kami,” kata Kuasa Hukum Aliansi Media Peduli Situbondo, Advokat Budi Santoso, SH, kepada awak media.

Lebih lanjut, Budi Santoso menegaskan kesabaran kliennya sudah habis. Bertahun-tahun tidak ada itikad baik memperbaiki pabrik agar tidak mengeluarkan limbah beracun dan polusi Tolato.

“Dalam waktu dekat kami akan audiensi resmi dengan Direksi untuk menagih janji PG Asembagus sesuai surat pernyataan yang pernah dibuat. Kami juga akan menyampaikan bahwa manajemen PG Asembagus gagal menjadikan PG Asembagus lebih baik,” pungkasnya.(Gus).