Jember,globalindoinvestigasi.com – HPAI Jember menggelar sosialisasi pengolahan limbah dapur menjadi ecoenzyme di SDN Kaliwining 02 Rambipuji Jember sebagai bentuk dukungan terhadap program Sekolah Adiwiyata. Semua murid diajak praktik langsung membuat cairan serbaguna dari sampah organik.acara dilaksanakan dihalaman sekolah pada,Jum’at 24 Juli 2026.
Narasumber HPAI Jember, Valleria Grossitudinis Castistas,S.Sos. menjelaskan bahwa 80% sampah dapur bisa diolah kembali. “Jadi 80 persen itu sampah dapur yang bisa diolah kembali,”ujarnya. Kegiatan diawali dengan memilah kulit buah dan sayur segar, lalu difermentasi dengan komposisi 1:3:10 (gula:buah-sayur:air).
Sebanyak 3 wadah ecoenzyme 10 liter dibuat bersama murid. “Kami mulai dari pilah sampah, pembentukan bank sampah, sampai fasilitasi pembukuan. HPAI akan terus mendampingi,” jelas Valleria. Cairan hasil fermentasi bisa dipanen 3 bulan dan dimanfaatkan sebagai pupuk cair, pembersih alami, hingga penjernih air.
Menurutnya, kegiatan ini langkah awal wujudkan sekolah ramah sampah. “Ini merupakan langkah awal untuk menumbuhkan sekolah ramah sampah, karena di sekolah ini kan juga merupakan sekolah Adiwiyata,” tambahnya. “Harapannya anak-anak belajar bareng dan senang. Sejak usia dini sudah sadar pentingnya kelestarian alam,” tutup Valleria.
Menanggapi sosialisasi dari HPAI Jember, Kepala Sekolah SDN Kaliwining 02, Siti Nurhakimi,S.pd.menyambut baik kolaborasi ini. Sebagai sekolah ber-basic Adiwiyata, pihaknya memang menargetkan menjadi pilot project untuk seluruh SD di Kecamatan Rambipuji.
“Harapan kami sebagai sekolah Adiwiyata ke depannya ingin merangkul semua pegiat Adiwiyata. Kita bikin pilot project-nya berawal dari SDN Kaliwining 02. Niatnya satu inovasi satu sekolah di seluruh kecamatan,” ujar Siti.
Ia menambahkan, inovasi sekolah akan dituangkan lewat karya murid berbasis STEAM yang dipublikasikan dalam majalah literasi digital. Target besarnya adalah menjadikan SDN Kaliwining 02 sebagai sekolah ramah, aman, nyaman, dan menembus Adiwiyata Nasional. “Harapan lebih besar lagi Sekolah Adiwiyata bisa tembus untuk mencapai Adiwiyata tingkat nasional,” tegasnya.
Siti juga berharap kolaborasi dengan pegiat Adiwiyata seperti HPAI Jember terus berlanjut. “Harapan kami seluruh kolaborasi bersama pegiat Adiwiyata bisa selalu berkesinambungan dan beraksi untuk berdampak,” pungkasnya.




