Jember,globalindoinvestigasi.com – SMP Negeri 3 Rambipuji, Kabupaten Jember, mencanangkan tiga program unggulan di awal masa jabatan kepala sekolah yang baru. Tiga fokus utama tersebut adalah penguatan literasi dan karakter siswa melalui “Program GALIMAS”, penciptaan lingkungan Sekolah Ramah Anak, serta pengelolaan sampah berbasis lingkungan.
Kepala SMPN 3 Rambipuji, Ahmad Fauzi,S.Pd. menegaskan komitmennya untuk menciptakan sekolah yang aman, nyaman, dan berkarakter bagi seluruh siswa.
“Yang pertama adalah kita itu bekerja untuk anak semua. Kita tahu bahwa Gus Bupati itu menginginkan adanya penguatan anak. Oleh karena itu yang pertama saya sudah menginstruksikan agar sekolah ini tidak memiliki kekerasan verbal maupun nonverbal. Sudah dihindari semuanya,”ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya,Sabtu,25 Juli 2026.
Untuk mewujudkan hal tersebut, sekolah meluncurkan Program GALIMAS atau Gerakan Literasi dan Imunisasi Masal Sekolah. Program ini berisi pemetaan kasus, pendalaman masalah, penguatan literasi, serta pelibatan orang tua siswa dalam pendampingan.
“Kita sebagai internal sekolah akan mendalami kasus-kasus yang ada kemudian memetakan masalah. Dua bulan setelah itu kita laporkan kepada wali murid, kita adakan diskusi ringan. Saya meminta wali murid untuk mau mendampingi anaknya sekolah,” jelasnya.
Dalam program GALIMAS, seluruh siswa juga wajib menerapkan 5S: Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun sebagai budaya harian di lingkungan sekolah.
Selain itu, SMPN 3 Rambipuji juga mencanangkan Program Sekolah Ramah Anak. Program ini bertujuan menghilangkan stigma “anak nakal”, mencegah perundungan, dan memastikan setiap siswa mendapatkan perlindungan serta ruang untuk berekspresi dan berprestasi.
Program ketiga adalah Pengelolaan sampah bijak. Sekolah bekerja sama dengan Pemerintah Desa Nogosari dan Bhabinkamtibmas untuk melakukan sosialisasi dan praktik langsung di kelas.
Sampah dipilah menjadi 3 jenis. Sampah anorganik dihancurkan, sampah organik basah diolah menjadi ecoenzyme, dan sisa makanan dijadikan pakan maggot.
“Pengolahan sampah itu ada tiga. Organik, anorganik, dan sampah basah. Sampah basah kita buat ecoenzyme, sisanya kita buat maggot untuk pakan. Sesuai dengan yang disampaikan Gus Bupati, sampah itu bisa kita kelola,” tegas Ahmad Fauzi.
Dengan tiga program ini, SMPN 3 Rambipuji menargetkan menjadi sekolah ramah anak sekaligus sekolah Adiwiyata yang peduli lingkungan. Kegiatan belajar mengajar rutin juga akan terus dikuatkan agar prestasi akademik dan non-akademik siswa meningkat.




